How I Met "Them"

by - 13.26

Sejak memulai kembali dalam dunia blogging, aku bingung mau nulis apa, atw lebih tepatnya i don't know where to start :D. But thanks to aas, she gave me an inspiration.

Sebelumnya saya sudah pernah menceritakan tentang mereka dsini "ma girls" tp setelah dbaca kembali ternyata saya tdk pernh menceritakan, how i met them? . Jadi sebelum saya melanjutkan cerita yang ingin dceritakan. Let me tell you the story, how i met my travel mates?


Awalnya kami sudah saling kenal sejak kuliah, yang lebih dulu kenal dan akrab sm oshyn dan lea adalah aas, krn waktu itu mereka adalah teman sekelas, sedangkan saya dan aas sudah saling kenal dan akrab sejak SMP. Kami mulai akrab sejak semester 3, masuk djurusan yang sama dan duduk berjejeran. Salah satu dosen fav kami "Kak Wandy" memanggil kami dengan sebutan Teletubbies, selalu bersama, tdk pernh terrpisah dan paling ribut di kelas.

Punya background yang sama yaitu sama sama alumni pesantren membuat bahan cerita kami menjadi semakin nyambung, apa lagi kalau harus ngegosipin org pake bahasa arab semau gw dan ternyata orang itu lebih jago bahasa arabnya dibanding kami rasaaaaanyaaa "plaaaakkkk" (ini pernah terjadi beberapa kali :D). Selain itu hal hal yang kita sukai jg kurang lebih sama, mulai dari selera fashion, selebgram, artis korea, buku, film semuany hampir sama.

Puncak dari semuanya adalah sewaktu selesai kuliah kami memutuskan untuk pergi belajar bahasa inggris di Kampung Inggris, Pare, Kediri. I never imagine it before that living in pare for 3 months, membuka jalan kami untuk bisa melanglang buana kebeberapa tempat bersama, walau sebelumnya kami sdh pernah traveling ke KL-SG sama2 (I've posted it). 

Tinggal sekamar selama 3 bulan di Pare membuat kami lebih mengenal baik dan buruknya lebih dalam sedalam samudra hahahha. Kalau ditanya apa pernh marah sm merk pasti pernah, tapi kami tipikal org yang lebih suka bicara langsung, mengeluarkan semua unek2 yang ada drpd harus di pendam, kalo sudah dkeluarin yah sudah, cerita lama dtutup dan diakhiri dengan tertawa bersama hahahah, sambil ngomong "lucu yah kok bisa yah kok gitu yah hahhah", as simple as that, no hard feeling. Yang pasti kami tidak pernah menuntut apa apa dan saling menerima apa adanya :)

Hal yang paling menyenangkan selama traveling sm mereka adalah mereka org yang flexible, asik asik aja diajak susah senang. Diajak jalan kaki dari Batu Night Spectacular sampai hampir ke Universitas Muhammadiyah Malang di malam hari karena g ada angkot pun asik asik aja, tidak ada yang mengeluh bahkan minta di gendong :D. Sejak saat itu saya yakin klo mereka adalah the best travel mates yang pernah ada buat saya, org pertama yang selalu terlintas dipikiran saya buat diajak liburan kemana saja. And I always feel grateful for having them, Alhamdulillah.


"I am always grateful together with Them In the good and not so good time in our journeys. Semoga setelah banyak perjalanan seru yang kita lalui bersama. Allah menyiapkan kita perjalanan baru yang lebih seru dan buat kita lebih kompak lagi di masa depan." - Nurul Asri Utari

Amiin



You May Also Like

13 komentar

  1. quotenya ganti "by Nurulasriutari" dong... nama artiskuh hahaha

    BalasHapus
  2. senang banget ya kalau punya sahabat klop nyambung dan bisa tetap awet karena satu kota juga ya, beruntungnya kalian hihi kalau saya klop nya sering sama yg beda kota, sahabat2ku pergi ke kotanya masing2 uhuhuhuhu sendiri ma hahahahaha. sehat2 selalu kalian keep together dan keep blogging! teteup haha

    BalasHapus
  3. Semoga persahabatannya langgeng. .Keep together. .

    BalasHapus
  4. Teman traveling. Haha ini yang paling penting yaaa. Karena teman yang kita merasa sudah kenal baik sekalipun bisa jadi mimpi buruk dalam traveling. Intinya harus saling memahami, menerima dan saling menghargai yaaa. Bahagia banget punya teman yang sudah sangat memahami satu sama lain.

    BalasHapus
  5. aemoga persahabatnnya sehidup semati yah kak. semoga tak ada dusta diantara kita hehehehe. Senang sekali klw punya sahabt yang klop rasanya kadang ndk maumaki kenal orang lain

    BalasHapus
  6. Girls Squad. Semoga langgeng persahabatannya hingga akhir hayat. Teman datang pergi tapi sahabat akan selalu dihati

    BalasHapus
  7. Saya kenal kak Osin kak. Kita darimana pesantrennya? Dari ummul mukminin atau bukan? Karena saya dari ummulka juga sama kayak kak Osin. Cuma kak Osin lebih senior setahun diatasku. Haha. Deh, nda percayaku.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya dari pesantren pondok madinah hehe,, wah ternyata dunia sempit skali ji,, kayakny pergaulan ku sy tdk jauh jauh dari ana ummul hahaha

      Hapus
  8. Saya tau sekali jiwa org yg suka traveling. Orangx care dan enak diajak jalan. Gak banyak neko2nya. Semoga persahabatannya terjakin indahnhingga di akhir masa.

    BalasHapus
  9. Kalau ketemu karib yang cocok, itu benar-benar menyenangkan sekaligus menenangkan.
    Semoga bisa berteman sampai akhir.

    BalasHapus
  10. Wah asik banget itu punya teman dekat yang sehobi. Jalan bareng seru, cerita bareng seru sampai gosip pake bahasa arab dan ternyata yang digosipin lebih jago bahasa arab hehe zonk banget itu tapi pasti itu tak terlupakan

    BalasHapus
  11. Semakin kita tinggal lama bisa semakin mendekatkan ya kak. Dan bahagia banget bisa dapat teman yang bisa klop banget sama kita.

    BalasHapus
  12. Ini namanya teman rasa saudara. Alhamdulillah yah kalau dapat teman yang seperti itu. Semoga terus berlanjut hingga tua nanti. Aamiin.

    BalasHapus