Kutipan Buku "Negeri 5 Menara"

by - 12.48

 “…Dulu kami melukis langit dan membebaskan imajinasi itu
lepas membumbung tinggi. Aku melihat awan yang seperti
benua Amerika, Raja bersikeras awan yang sama berbentuk
Eropa, sementara Atang tidak yakin dengan kami berdua, dan
sangat percaya bahwa awan itu berbentuk benua Afrika. Baso
malah melihat semua ini dalam konteks Asia, sedangkan Said
dan Dulmajid sangat nasionalis, awan itu berbentuk peta
negara kesatuan Indonesia. Dulu kami tidak takut bermimpi,
walau sejujurnya juga tidak tahu bagaimana
merealisasikannya. Tapi lihatlah hari ini. Setelah kami
mengerahkan segala ikhtiar dan menggenapkan dengan doa,
Tuhan mengirim benua impian ke pelukan masing-masing.
Kun fayakun, maka semula awan impian, kini hidup yang
nyata. Kami berenam telah berada di lima negara yang
berbeda. Di lima menara impian kami. Jangan pernah
remehkan impian, walau set inggi apa pun. Tuhan sungguh
Maha Mendengar.
Man jadda wajada, siapa yang bersungguh-sungguh akan
berhasil…..”
Alhamdulillah...

You May Also Like

0 komentar